Keputusan DPR untuk menaikkan tunjangan anggota sebesar 10 juta perbulan sepertinya tidak akan bisa diubah lagi karena udah masuk ke dalam APBN. Gila ya, gue ngerasa eneg banget denger ini semua. Di saat rakyat miskin yang kebutuhan sehari2nya gak tercukupi dikasih 100.000 perbulan, anggota DPR yang kebutuhan sehari2nya terlebihi dikasih "tambahan" 10 juta perbulan. Terdengar ironis. Belum lagi kompensasi 100.000 yang simpang siur itu didapat dengan pengorbanan ngantri, berdesakan, hingga ada yang meninggal, sedangkan tunjangan 10 juta itu sepertinya sudah pasti dan terjamin.
Alasan penambahan tunjangan itu katanya untuk meningkatkan motivasi dan kinerja para anggota. What a "good" reason! Seberat apa sih perjuangan mereka hingga 30 jutaan perbulan tidak bisa memotivasi dan meningkatkan kinerja? Mereka itu Dewan Perwakilan Rakyat, belom Dewan Pejuang Rakyat. Baguslah jika mereka benar2 memperjuangkan hak rakyat di setiap sidang atau rapat. Mereka itu toh bisa duduk di kursi kebesaran itu karena dipilih dan dipercaya rakyat. Seharusnya yang menjadi motivasi mereka adalah beban atas janji2 yang mereka umbar waktu kampanye dulu. Kalau nggak mau capek, jangan calonin diri.
Menurut gue ini bukan cuma nggak tepat waktu tapi juga cuma buang2 uang. Cobalah berikan insentif sesuai dengan kinerja yang dihasilkan, misalnya berdasarkan tingkat penurunan kemiskinan, penurunan pengangguran. Jangan belum menghasilkan apa-apa sudah diberi insentif seperti itu. Ya nggak? nggak yaa? Ya udah.
Uhm mungkin yang sedikit membela DPR yaitu himbauan Ketua DPR agar para anggota menggunakan tunjangan itu sebaik mungkin untuk lebih membantu rakyat kecil. Yah silahkan saja kesadaran diri masing2.
Well, gue yakin mereka pernah punya pikiran idealis. Yah, nggak tahu sekarang, beberapa mungkin masih. Gue juga bersyukur masih dikasih pikiran idealis. Paling enggak kalo nanti gue jadi materialistik atau gimana, gue pernah punya pikiran idealis kayak gini, hehehehe.
Uhm, tapi man! gue ini orang berpikir idealis yang bersikap pragmatis, ahaha. Gue dan temen2 gue bukan anak demo man! Gue juga seringkali gak berdaya buat menyalurkan pikiran idealis gue. Tapi kalo temen2 gue ngajakin berbuat konkrit (gak mesti demo), insya Allah gue ikutan man! :)
Ada yang punya pendapat yang pro keputusan DPR? Yah, paling enggak sekedar meredakan emosi gue...

1 comments:
eh jeng... jeng... kata Emak gue, bokapnya temen qta yang anggota DPR itu emang bener terlibat kasus lho... ada di Kabar2i. WOW!
Post a Comment