Magang @ KPP Pratama Serpong
My Career...
26 Januari 2009 akhirnya lulus dari Monas University....well it's not Monash but Monas, alias dari KAP OBS tercinta yang kebetulan letaknya dekat sekali dengan Monumen Nasional (Monas) so we call our office as "Monas University" *norak ya*.
Well, di taon 2008 kemaren gw mencoba peruntungan dengan melamar di Departemen Keuangan. PNS? Well, yes. Sebenernya gw gak terlalu tertarik lhow jadi pns. Kalaupun ada institusi pemerintah yang akan gw apply adalah BI atau enggak Depkeu. Yaaa jadilah gw apply Depkeu setelah gagal menaklukkan BI dan kebetulan Depkeu sedang mencari tenaga baru. Hemmm and finally I'm here.....Direktorat Jenderal Pajak Departemen Keuangan RI.
Perasaan waktu diterima bener2 campur aduk. Sempet agak ragu untuk ngambil atau enggak (pas waktu penyerahan ijazah asli adalah saat2 yang paling menentukan keputusan gw, hehe). Berhubung emak gw udh support dan excited banget, jadi akhirnya dengan mengucap Bismillah, gw serahkan ijasah asli itu yang berarti gw memilih dunia kerja baru sebagai pegawai negeri......Disatu sisi, lega sih keluar dari beban kerja yang mukul2 kepala gw...tapi...disisi lain ga boleh terlalu seneng, karena kita ga tahu seperti apa lingkungan kerja yang baru nantinya....dan kita harus siap!!! Gerak!!
Dan dunia kerja yang baru itu adalah......:
Penuh Birokrasi
For Your Information: Gw GAK SUKA dengan yang namanya birokrasi. Hanya saja...gw lupa kalo gw ga suka..hahaha baru gw sadari setelah terjebak dengan birokrasi beberapa bulan berkutat di dunia per-PNS-an..:))Proses rekrutmennya aja udah panjang sendiri...
Untuk mencapai status PNS yang resmi adalah sangat panjang dan lama dengan proses kurang lebih sebagai berikut:
1. Masuk dengan status CCPNS
2. Menunggu SK CPNS dan NIP
3. Mendapat NIP dan menjadi CPNS dan mendapat gaji CPNS (80% dari gaji penuh)
4. Mengikuti Diklat Prajabatan dan harus lulus
5. Menunggu hasil Diklat Prajabatan
6. Menunggu saatnya pengangkatan PNS
7. Melakukan tes kesehatan
8. Menunggu SK PNS9. Menjadi PNS dan mendapat gaji penuh :))
Yang sudah berhasil dilalui:
1. Masuk dengan status CCPNS (Awal Januari)
2. Pemberkasan untuk Departemen Keuangan (Awal Januari) >> Berkas-berkas yang harus dikumpulkan cukuplah ribet, diantaranya Surat Keterangan Sehat dari RS Pemerintah, Kartu Kuning dari Depnaker sesuai dengan alamat KTP, Fotocopy ijasah, pas foto, dll
3. Pemberkasan untuk Ditjen Pajak (Awal Januari) >> Pemberkasan untuk DJP beda lagi dengan Depkeu, karena masing-masing memiliki kepentingan sendiri.
4. Magang (27 Januari - 21 Februari) >> Menjalani magang di Kantor Pelayanan Pajak Pratama yang telah ditentukan. Gw dapet di KPP Pratama Serpong.
5. Mengikuti Diklat Teknik Substantif Dasar Pajak II (23 Februari - 21 April)
6. Menjalani On The Job Training di KPP tempat magang (22 April - 31 Juli)
7. Mengikuti Diklat Prajabatan Golongan III (28 September - 12 Oktober)
8. Penempatan (22 Oktober)
9. Mengikuti Diklat Fungsional Dasar (26 Oktober - 30 Oktober)
And the conclusion is......lots of step to go...:P
Each step has its own unique and nice story....so check my next post.... :D
Note: Birokrasi ini akan sangat terasa pada masalah penggajian nanti, hehehe....
Majemuk
Yah namanya juga penerimaan dari seluruh Indonesia, ya pasti akan diisi dengan orang2 dari berbagai daerah lah ya....sama aja kayak pas kuliah dulu.....but, walo gimana juga, bahasa selain Jakarta yang sering terdengar di kuping gw adalah : Bahasa Jawa. Hehee......
Persaingan Ketat
Hmmm seperti yang gw bilang, aura2 disini tuh hampir sama dengan pas waktu kuliah. Nasib ditentukan oleh tangan Yang Maha Kuasa lewat prestasi Anda! Contoh: Penempatan dipengaruhi oleh peringkat Diklat Dasar (katanya), setiap nilai diklat akan dicatat dan menjadi riwayat pegawai, dsb...dsb...
Hidup Administrasi!!
Nah, ini yang gw agak2 gak biasa dan bikin males. Heheh. Gak seperti di kantor terdahulu dimana gw hanya butuh surat perjanjian kerja dan nyerahin no rekening dan secara otomatis akan gajian. Nnnaahhh...kalo di Departemen, gak segampang itu coy....adaa aja dokumen yang harus dibuat, dittd or dilegalisir, kalo kita mau menuntut hak. Gak tau info sedikit, bakalan ketinggalan deh...
But overall.....challenging siyh....and seru2 ajaa...
RafTing @ CicaTiH......
Suatu pagi di aula KPP Serpong.....
Ninna : "Eh ada yang mau ikut rafting gak?"
Yang lain : "Mau dunk....udah lama kepengen banget rafting...."
Ninna : "Ya udah, ini Annas ma anak2 Diklat pada mau ngadain rafting minggu depan...."
Gw : "Pokoknya kalo lu pada ikut gw ngikut...asal ada temennya, soalnya gw ga gitu kenal ama Annas..."
Kiki :"Iya, gw mau dong ngikut...."
Ninna :"Ya udah, gw daftarin nama kita bertiga nih yaa ke Annas..."
Agak heran juga. Kirain Kiki gak mau ikut secara doi Diklatnya bukan di tempat yang sama dengan gw dan Ninna, yang berarti dia gak kenal sama sekali dengan temen2 DIklat kita.
Keesokan harinya....
Kiki :"Eh, gw gak boleh ngikut ama nyokap gw...katanya serem rafting2....."
Ninna :"yah, Kiki...kan gw dah bilang ke Annas ikutan daftar...udah didaftarin ni namanya...."
Kiki :"Ya udah, tar gw coba bujuk deh nyokap gw..."
Hari H-1 Rafting.....
Ninna :"Ki, gimana boleh gak??"
Kiki :"Masih belom boleh nih....huhuhuhu...."
Ninna :"Yaah bilang ke nyokap lu kan pake pelampung, jadi aman gitu lhow..."
Kiki :"hmmm yaa gw coba lagi deh bilang ke nyokap....besok gw kabarin kalo gw ikut....."
Ninna :"Met, lu ikut kan??"
Gw :"Ikut...."
Rafting Day...
Gw menunggu dijemput Ninna di halte Bintaro jam 11 siang. Gw telponlah jeng Ninna untuk menanyakan posisinya dimana. Ternyata akhirnya Kiki diperbolehkan oleh ibunya untuk ikutan Rafting dan saat itu Ninna sedang menunggu dia di Serpong. Lumayan lama, karena ternyata Kiki telat setengah jam ajah. Hmmmmm......
Jadilah kita berangkat menuju Sukabumi, tapi sebelumnya mesti jemput temen2nya Ninna dulu di Cibubur. Temen2nya Ninna ini adalah cowo2 bernama Ferdi dan Dani yang anak DJP juga. Ternyata mereka kenal di malam inaugurasi Diklat. Sesampainya disana baru ada Dani dan tidak lama kemudian menyusul lah yang namanya Ferdi. Tiba2 Ninna bertanya ke Ferdi, "Zul mana??"
Ternyata eh ternyata Zul adalah temennya Ferdi yang kenal juga sama Ninna (gw lupa gimana mereka bisa kenal, heheh). Intinya adalah sebelumnya Zul udah janji mau ikutan rafting, tapi hari itu membatalkan niatnya. Alasannya sih banyak kerjaan rumah lah, mesti nyetrika baju lah. Dan mendengar alasan2 ga jelas itu, Ninna pun menelpon Zul dan memaksanya ikut....Gw dan Kiki dan teman2nya Ninna hanya melihatnya merayu Zul di telepon....hahahaha Ninna.....
Usaha Ninna berhasil. Zul pun akhirnya ikut bersama kita. Dia datang 20 menit kemudian dan kita pun langsung berangkat. Gw dan Kiki berkenalan dengan cowok ini di mobil. Dari awal dia udah berkesan suka melucu dan nge gubrak....hahaha....yaaa gampang mencairkan suasana gitu lah............tidak ada yang sangat istimewa selama perjalanan berangkat, kegiatan rafting....hingga pulang.....
Sesampainya di penginapan, kita agak2 malu.com. Pasalnya, ternyata eh ternyata acara itu bukanlah acaranya anak2 Diklat secara umum, melainkan acaranya anak kelas N....ehehehhee ya sudahlah, gw dan Kiki hanya bisa menyalah2kan Ninna...hahaha.....tapi karena Annas dkk sangat welcome, akhirnya kita pun lega...... ;P
Hemmmm ternyata Rafting itu sangat sangat mengasyikkan....awalnya gw takut juga berhubung ga bisa berenang dan arus sungainya lumayan dahsyat pula. Kemudian setelah merasakannya langsung, ternyata tidak seseram yang dibayangkan dan dilihat di foto. Perahunya memang bisa miring 90 derajat karena tersandung batu2 besar di tengah sungai, tapi dengan teknik tertentu dibantu dengan tali di perahu, kita bisa bertahan supaya ga jatuh. Kecuali...kalo perahunya emang ampe terbalik yaaa......hahahaha.....
Di rafting itu gw satu perahu sama Ninna, Kiki, Ferdi, Dani, dan Zul. Di tengah2 sungai sempat terjadi insiden Ninna kecebur. Dan bukannya segera menarik Ninna, kami panik takut dayungnya hanyut...hahahaa.....untung si Ninna ini badannya kecil mungil, jadi gampang deh diangkat ke perahunya.....tapi sempet takut juga lho bok, soalnya dia jatuhnya pas di jeramnya dimana arusnya kuenceng dan batunya besar2.....alhamdulillah gak terjadi apa-apa...
Kesimpulannya, gw dan yang lainnya puas dengan pengalaman pertama ini, hihihi......dan sangat berterima kasih kepada Annas dkk karena telah dengan lapang dada menerima tamu2 tak diundang ini....hehehehe.....SERU! SERU! SERU! Mau lagi.....hhihihihihi.....
Setelah selesai rafting, kami pun makan siang dan berganti pakaian. Setelah itu langsung pulang dengan tujuan masing2. Personil rombongan gw juga tidak berubah, cuma kurang Dani yang akhirnya menebeng salah seorang teman yang rumahnya searah. Jadi formasi di mobilnya Ninna: nyetir : Ferdi, bangku depan : Ninna, tengah: Gw dan Kiki, belakang: Zul seorang diri.....Perjalanan pulang agak tersendat karena macet di daerah Puncak. Dan disitulah gw agak2 menyadari sesuatu yang ternyata sangat potensial untuk masa depan dua orang.....
Malam itu gw agak tertidur di mobil Ninna. Gw masih bisa mendengar Kiki sedang ngobrol sama Zul yang duduk di belakang. Obrolan santai sih sepertinya, obrolan saling mengenal satu sama lain. Entah kenapa gw berniat pindah ke bangku belakang bertukar dengan Zul. Memang gw agak merasa bosan dan pegal siyh, jadi gw tergoda untuk duduk di belakang. Jadilah gw bertukar dengan Zul. Dan setelah itu gw masih bisa mendengar mereka (Kiki dan Zul) bercakap2.....hehehe tapi gw gak nguping lhoh Ki..... ;p Then, a small sweet thing came to my thought....Kiki and Zul....hmmm nice.....hehehehehe....
...Cinta Mengalir bersama Arus Sungai Cicatih....
Keesokan harinya dugaan gw benar.....Ninna cerita kalau Zul meng-sms dia dan meminta nomor hp-nya Kiki, sekaligus mengutarakan bahwa dia suka sama Kiki.....PRIKITIUWWW!!! Love comes to those who believe it......and that's the way it is......hahahhhahaha..........Dan kisah Kiki-Zul menjadi sangat menarik dan mencengangkan di kemudian hari......
Minggu Eksperimen
hemm minggu ini adalah minggu eksperimen gw...eksperimen transportasi umum menuju Halim tepatnya..
hari 1 : mencoba naek metro 69 ke blok m (lewat ciledug raya), lanjut dengan 66 ke komdak, dan lanjut p6 ke uki, dan lanjut naek ojek ke tempat tujuan
hari 2 : mencoba naek transbintaro sampe ratu plaza (lewat tol dan pondok indah), lanjut naek 66, dan seterusnya sama dengan hari 1
hari 3 : mencoba naek kereta turun di kebayoran, lanjut naek 74 ke blok m, dan ternyata disitu ada bis yang ke UKI, ya udah naeklah gw itu, lewat tendean, pancoran, dst dst....
hasil : naek apapun sama aja, sama 'asik'nyah!! Hohohoho....kayanya biar gak bosen tiap hari gw harus lewat rute yang berbeda nih.
Pernah Keabisan Bensin di Tengah Jalan??
Ceritanya begini...waktu itu lagi audit di daerah Balaraja, secara itu daerah antah berantah diujung Tangerang, maka disewalah mobil untuk transportasi. Suatu hari kita pengen makan di Karawaci. Pas mau pulang sebelum masuk tol sudah disadari bahwa bensin udah tiris dan pastinya ada niat untuk mengisinya. But sampe masuk tol kita gak beli juga tuh bensin, lupa!!! Ah ya sudahlah beli aja di Balaraja. But setibanya di Balaraja kita gak menjumpai pom bensin tercinta sampe tiba di kantor klien. Ya sudahlah, nanti aja pas pulangnya. Sebenernya udah mencurigakan tuch secara itu jarum meter bensin udah bener2 mentok dibawah!!!
Pas pulang kita bertanyalah pada klien dimana pom bensin terdekat, dan ternyata ada tapi harus agak memutar (gak searah dengan jalur pulang). Gue juga mikir2 ini apa iya cukup bensin sampe di pom bensin?? Tapi gue pikir kan masih ada residu....
Hem berjalan lah kita menuju pom bensin yang diidam2kan, but pas di jembatan gitu tiba2 mobil berhenti dan gak bisa jalan....Wakkkkk!!! bensinnya udah bener2 abis saudara2!!!!! Ditengah jalan pula, gak sempet minggir....stressss!!!!
Di pinggir jalan gue liat ada tukang tambal ban dan rak berisi jerigen2 kecil gitu. Wah, gue berharap banget itu bensin!! Dan setelah ditanya ternyata benar itu bensin, alhamdulillah kali ini masih diberi pertolongan.
Akhirnya gue belilah itu bensin 1 liter aja!! Sementara mobil2, motor2, dan truk2 yang lewat jalan itu udah pada klakson sana-sini karena kayaknya mereka rada gak ngeh kalo mobil yang gue tumpangi itu berhenti....
Fyuuu akhirnya setelah bensin diisi mobil itu bisa jalan....dan gue bahagia ketika akhirnya tiba di pom bensin tercinta, wakakakkaakkaa.....
>>thanks to tukang bensin campur yang ada di pinggir jalan, sebelumnya gue gak pernah bayangin kalo suatu saat gue akan beli itu bensin<<
Fyuuuu gimana itu kalo berenti di jalan tol atau di jalan yang crowded kayak di Jakarta???? Gak deh.
HaRi Ini sEtaUn yaNg LaLu..................
Hem berarti udah setaun akyu mempraktekkan ilmu yang udah didapet selama di bangku kuliah...dan hemm...udah setaun tapi kayanya kok belum balik modal yah...hahahahha...boros siyh......
My Lately Experiences -- unforgettable
mulai dari hari bersejarah dalam hidup gue ketika gue lulus sampe dinas luar pertama gue yang amat mengesankan ituh...hihihihi...
1. LuLuS!!!!
wah....ini sala satu moment yang amat membahagiakan, wehehehehe.....setelah empat tahun berjuang dengan buku, pesta, dan cinta di FEUI akhirnya gue bisa merasakan pake toga....udah gitu bareng2 pengks lagi...wah menyenangkannya......
2. Cari KerjAAA...
Pengennya siiiiiihhhhhh dapet di perusahaan MnC dengan posisi MT....tapi yah apa boleh dikata...rekrutmen2 mereka ada ketika gue belum lulusss...huks huks...ya sud lah gue apply di KAP. Pengennya lagi siiiihhhhh dapet di KAP yang katanya level gajinya paling tinggi ituh...tapiii ya apa boleh dikata...prosesnya terlalu lama sehingga udah ada panggilan dari KAP lain....hehe.
Jadilah gue di KAP yang katanya level gajinya paling rendah di antara teman sebayanya...
tapi gue juga punya banyak hal positif disini...salah satunya KAP ini (lebih tepatnya beberapa orang dlm KAP ini) berjasa dalam proses kelulusan gue....heheheh...dan gue juga dah kenal beberapa personil sehingga bisa dikatakan cukup menguasai medan lah gitu...
3. Dinas ke Luar Kota
Hemmm.....salah satu klien tempat gue memeras otak memberikan gue kesempatan untuk melancong ke tanah Papua....heheheheheheh *nyengir*
Gue paling seneng kalo nyeritain pengalaman ini....karena buat gue, ini salah satu keberuntungan gue bisa ke sana.
Man, there's a beautiful hidden city on the mountain...!!!
wahahahah pokonya bikin lo pengen balik lagi kesana deh....
pemandangan + makan gratis + tambang emas + pengalaman + keren
PuncaK?? Kalah...
huhuhuuhuhuhuuuhuhuuuyyyyy
4. Ganti Penampilan
Intinya .... tanggal 2 Januari 2007 gue pake jilbab bo!
Akhirnya setelah melalui segala kegundahan, kegalauan, kebimbangan,....*halah halah*
ada yang bilang tambah chubby, ada yang bilang gue dikutuk, ada yang bilang lebih bagus (huhuy), ada yang bilang 'pake terus nih, gak dilepas2 lagi??' *menundukkan kepala*
yah intinya semua setuju lah...wekekekekekek....alhamdulillah...
For the second time
posisi udah gak di warnet2 lagi dunk sekarang...but in d'office near National Monument
What do I do??? All bout number and skepticism...unexpected by accounting staff...people say this is close to prostitution...must love excel program....must not count on calendar and clock on the wall...and must be balance.....weheheheh....
bosan nih ama layout...mau ganti tapi males....ada yang mau bantu...*ngipas2 duit*
ya sudahlah untuk sesi "Return of the Condor Heroes" ini cukup sekian dulu....
*kayanya kebanyakan titik2* ....................
Minggu Ini Melelahkan
Pemain dan gawang :
Pada 22 April 2006, Grand Research SPA beserta LPJ harus selesai pada 29 April, dan Laporan Magang harus diserahkan ke dosen untuk review pada 28 April 2006.
Posisi sementara :
Grand Research sampai bab 1 dan sedikit perhitungan, sedangkan laporan magang masih bertahan di bab 1 (juga) !!!
Godaan : tipi, sofa empuk, tempat tidur dan bantalnya, internet, games!
Jalannya pertandingan:
Minggu : mempelajari perhitungan grand research SPA.
Senin : seharian ngerjain grand research SPA bagian ngecap-ngecapnya.
Selasa : 09.00 - 11.00 Kampanye calon ketua SPA
11.00 - 13.30 Makan, dan lain-lain
13.30 - 18.00 Ngerjain perhitungan grand research.
18.00 - 20.00 Sholat, nunggu ujan, ngobrolin dimas seto, dan jadi obyek
penderita.
20.00 - 21.15 Nunggu bis. Berharap deborah yang kosong, tetapi gak ada.
Akhirnya blok m blok m juga dah.
22.30 an Baru nyampe rumah. Teler.
Rabu : 10.00 - 11.00 Ngerjain Laporan magang bagian landasan teori.
11.00 - 14.00 Mulai penyakit baru. Ngantuk en nonton tipi. Hueks!
14.00 - 17.00 Ngerjain lagi. Ngetik ayo ngetik.....
17.00 - 22.00 Istirahat, makan, sholat, dll yang menyenangkan.
22.00 - 02.00 Ngerjain lagi....ampe tepos ni butt gw.
Kamis : 13.30 - 17.00 Ngerjain laporan magang dengan cukup efektif.
17.00 - 18.30 Mandi, sholat, nonton OB, dll.
18.30 - 20.30 Nganterin nyokap cari kado ke Binplaz.
20.30 - 22.00 Melakukan ritual, salah satunya nonton Cincin....heheheh
22.00 - 03.30 Ngerjain laporan magang ampe bab 4 yaitu
pembahasan....untungnya nggak terjadi penurunan
intelejensia yang berlebihan.
Jumat : 09.30 - 10.30 Ngejar Pak Dedi (yang kemudian gak ketemu, keburu
pulang), trus laporan ke pak satpam jurak, kembaliin buku,
en caw ke BEJ.
12.30 - 14.00 Sampe di BEJ, ternyata perpusnya istirahat ampe jam 2
(dimana hari selain jumat gak ada istirahatnya katanya, sial).
Jadilah gue panen lumut.
14.00 - 15.30 Salin angka2, harga saham, dari komputer. Daripada
motocopy, ngantri!
15.30 - 17.30 Pulang ke rumah. Padahal tadinya mo ke kampus gituh
ngasih data. Eh..
Jumat malam : bakal ngerjain LPJ en selesein grand research SPA...
Sabtu seharian : bakal Brevet. Trus juga bakal ngeprint2, sms2, email2, dll. Panic!
Panic!Panic!
Minggu seharian : bakal Muker.
Senin : Spa, manicure, pedicure, krimbat, fesyel, refleksi, sauna, operasi
plastik....(lho?)
Semoga pertandingan ini dapat mengingatkan para calon2 deadliner agar sebaiknya memaksakan diri melakukan sesuatu walaupun nggak mood asal jangan mepet2
OMG! Kenapa mood selalu datang di detik-detik terakhir deadline? Kayak polisi di pelem2 ajah. Sebel!
Mata ngantuk...udara dingin...abang supir yang nggak bisa nge-rem dengan baik.
Jadi yang mestinya naik mobil itu nggak cape, tapi malah sebaliknya karena supirnya selalu memutuskan untuk nge-rem hanya beberapa cm sebelum obyek dan semua penumpang pun menahan posisi supaya tetap stabil.
Itu gak penting.
Pas di STIE Bhakti Pembangunan, ada dua cowok chubby cakep naik. Huaaa. Apakah mereka anak STIE Bhakti? Tapi mereka pake pakaian ngantor en pake backpack. Huuww gaya-gaya auditor ni. Pokoknya lucu...lucu...lucu
Perjalanan jadi gak berasa.
Itu juga nggak penting. Karena gak pengaruh ke hidup gw juga, haha. Cuma mupeng2 doangks.
waduuu kenapa yah gue seringkali menyukai cowok cakep tapi cowok cakep gak menyukai gue. Hihihihihhihhihiihiihhhihiiii.............:D :D :D
Hem ya, sebenarnya gue membayangkan sesuatu yang berbeda dari mereka bertiga (yang ulang taun), karena selain emang suka surprise rencananya juga udah jauh2 hari. Selain itu gue juga heran, kenapa memilih tempat di D'Best Fatmawati. Perasaan kan biasanya kalo gak di Depok yah di PIM gitu.
Sesampai di tujuan kita akhirnya makan di Hoka-Hoka Bento. Selesai makan, mereka bilang ada satu acara lagi. Wah apa lagi nih?? Udah mulai nih kejutannya...Lalu Okta bilang kita akan nggak boleh malu-malu. Katanya kita nanti boleh beli apa aja asalkan dalam waktu 5 detik. Gue sempet menganggapnya serius. Gue membayangkan akan lari2 keliling supermarket selama beberapa menit. Akhirnya kita jalan...jalan keluar....ke tempat parkiran....(oh mau pulang...)....jalan terus....dan masuk ke sebuah tempat yang plang namanya dari lampu neon warna warni. "Pokoknya semua mesti nyanyi, gak boleh ada yang malu2" kata yang punya hajat. Keluarlah suara2 "ya ampun" "oh my god" "ah gak mau ah" "ii ogah" "si ini aja...si itu aja...". Yang punya hajat pun bilang, "pokoknya ini permintaan yang ulang tahun..jadi gak boleh ditolak."
Masuk ke tempat apakah kita?
Fyuh...pokonya keluar dari situ suara gue jadi serak serak becek, hehe.Thanks to Okta (pangeran tuksedo kita), Prima (pasti ide aslinya dari lo), en Rena (yang kebawa gila ama kita semua). It's unforgettable moment.


Are We???
Wawancaranya sih berjalan lancar. Yang jaga kebetulan memang pemilik warung dan dia bersedia diwawancara. Tapi apakah anda tahu yang terjadi di tengah2 wawancara??? Tiba-tiba seorang perempuan (gue tahu dia itu kayaknya istrinya yang punya warung) menghampiri kami dan...
OMG! Emang tampang kita ada tampang menggoda ya?!!! Emang siy waktu itu kita agak masuk ke dalam warungnya. Ya iyalah, masak mau wawancara jarak jauh?!! Tapi plis deh, posisi kita juga berdiri en gue memegang buku en pulpen en sibuk menulis-nulis! Mana ada adegan berbau-bau menggoda sih? (kesel). Lagian cowo se-Nicholas Saputra aja kita cuekin masak kita ngegodain bapak2 warung?!! Yang bener aje!
Akhir cerita adalah...asistensinya dibatalkan karena katanya yang dateng dikit banget. Padahal sebenernya yang dateng banyak cuma pada telat, tapi sang kaka asdos keburu keluar. Hah.
Embun malam
Hemmm kalo denger namanya kayaknya yang dingin-dingin gimanaaa gitu yak. Tapi ini adalah nama sebuah tempat makan yang makanannya tentu aja panas-panas. Tempat ini adalah tempat pentraktiran Renny-Dita yang ultahnya udah bulan Agustus lalu. Yah biasalah, maklum kita sibuk pasti kalo traktir berbulan2 berikutnya, hehehe.
Hem...ceritanya adalah pada suatu sore sehabis ujian tengah semester terakhir, The Pengks mau ditraktir RenDit sekalian buka bersama. The Pengks udah menduga-duga bakal ada kejutan apalagi yah...(maklum pas traktir tahun sebelumnya mereka membawa kita ke kebon di deket Rektorat, jadi suasana piknik gitu deh). Yak, ternyata sampe ke tempat makan nggak ada kejutan yang berarti. Tapi setelah makan selesai...jreng jreng...kita dikasih parsel berisi macam-macam sandang, ada kerudung, sajadah, baju, sendal, en sarung. Trus kita disuruh milih dech. Jadi kalo liat di foto yah, itu kerudung or baju or sajadah yang nyampir2 di orang2nya adalah hadiah dari yang ultah. Huiii kreatif betul emang ni yang ulang taun!!

Thanks yaks, malam itu menyenangkan, mengenyangkan, en seru deh pokoke...walaupun....he, kita sempet ngantri tempat duduk dulu pas baru nyampe, he. Maklum penuh karena pas waktu buka. Yah, tapi jadi satu kesan tersendiri lah...
Buka Puasa Bersama
Beberapa hal yang gue simpulin waktu gue buka bersama temen2 SMA:
- overall gak banyak berubah. Akibatnya gue merasa kayaknya baru kemaren lulus SMA. Serius! Itu suasana anak2nya masih kayak suasana SMA dulu...
- Pasangan2 dulu hampir semuanya masih awet (R-E, U-A, A-W, W-D) kecuali A-C. U-A malah udah tunangan en kita tinggal tunggu undangannya ajah. Hemm...
Yah, tapi perubahan pasti ada lah tentunya.
Misalnya:
- beberapa sekarang pake jilbab.
- beberapa yang dulu jomblo sekarang udah berpasangan (hix, yang ini tak terjadi pada diriku)
- katanya ada yang udah nikah! Hanya saja orangnya gak dateng.
- beberapa yang dulu keriting sekarang di bonding
- beberapa yang dulu berjidad polos sekarang berponi
Gosip-gosip baru juga ada, yang promosiin toko kuenya melulu juga ada, yang short term memory loss pun juga ada kayak, "Eh dulu yang duduk ama Disa siapa ya?" atau "Pssstt itu namanya siapa yah, gw lupa" atau "Si Ini yang mana? Emang ada yang namanya itu? Yang mana sih?" Hayayah, lucu-lucu deh, hingga akhirnya kita ngurutin satu-satu denah tempat duduk waktu SMA dulu.
Wuih gak berasa udah hampir 4 tahun. Gimana buka puasa bersama tahun depan...ada yang berubah gak yaahh...??
Ketemu Nico??
Assalamu alaikum...
Hem hem hem hari ini gue cukup mensyukuri rejeki yang gue dapet.
Pertama, pagi-pagi gue ditelpon Mbak-Mbak Haga Bank. Katanya gue menang undian dari paket tabungan yang gue ambil, yaitu paket Si Mungil. Katanya gue dapet langganan majalah gratis selama satu tahun. Yah, lumayanlah... Hemmm, majalah apa ya? Tempo? SWA? Marketing? Or what?
Lalu siangnya gue ke Haga Bank yang ada dikampus. Sebelumnya gue fotocopy KTP dulu untuk syarat ngambil hadiah. Pas selese fotocopy, gue liat tanggal berlaku KTP gue....
WHAT!!! Tanggal berlaku : 11-03-2005
Hah?!! Kenapa gue bisa lupa error begini yak? Ternyata KTP gw udah kadaluwarsa beberapa bulan?? (untung belom beberapa taon...hhehee)
Akhirnya gue tetep ke Haga, gak enak soalnya Mbaknya udah nelpon. Ternyata Mbaknya masi mau menerima, tapi gue mesti nambah fotocopy KTM gue. Akhirnya gue balik fotocopy.
Pas gue balik ke Haga Bank, gue nerima hadiahnya. Hadiahnya apa coba??
Majalah "Oki Nirmala" untuk anak-anak... Hahahahahahahahaha
Gue baru inget, paket tabungan yang gue ambil kan "Si Mungil", itu untuk anak-anak...ya jelas hadiahnya untuk anak-anak....hahahaha. ya tapi gapapa lah, kan bisa gw kasih sepupu, tetangga, or anak SNF...
Gue disuruh ngambil majalah tersebut tiap bulan ke Haga Bank. Yah lumayan lah sekalian ketemu mas-mas Haga yang lucu itu, oops... hehehehehehehe
Kedua, terjadi penampakan. Pas pulang dari kampus sama Wike...di gerbang kutek kita berpapasan ama Nicholas Saputra. Waaaa sebenernya itu hal biasa siyh...Gue ama Nita juga pernah sering ketemu. Tapi ada satu hal yang selalu terjadi. Setiap kali berpapasan dengan Nico, percakapan antara gue dengan Nita or Wieke langsung terhenti. Kita semua diam, kesannya kayak deg-degan gitu (tapi enggak lah yaaaw). Dan setelah lewat, kita pasti langsung ngebahas orang itu dan dalam bahasan itu pasti pake kata "cakep/keren", entah komentar "cakep ya?" or "gak gitu cakep" or "menurut lo cakep gak?" or "potong rambut jadi tambah keren"

Huaaahhh...sepertinya makhluk yang terkadang menampakkan diri itu bisa membius wanita-wanita disekelilingnya, terutama yang jarang ketemu sama dia...ya termasuk gue ini...
Wassalam
fasilitas di sekitar kos-ku
Waaaww....tahu tidak? Sekarang sarana dan prasarana di sekitar kos-ku lengkaph lo bowh!
Samping kanan : ada Warnet Edoy. Nah ini warnet baru buka nih..emang tuh si Edoy berbakat bisnis, setelah sukses dengan bisnis voucher SIM card nya, sekarang dia buka wahnet deyh...hemmmm lumayan juga tempatnya...pewe! Selain itu juga ada rental komputer biasa, rental komik, en juga DVD/VCD...
Samping kiri : ada foto copy, wartel, tukang cuci, warteg, warung voucher pulsa "Edoy", warung makanan.
Kurang apa lagi cowbha yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan lu sehari-hari sebagai mahasiswa yang suka kelaperan, sibuk, males, tapi kekurangan duit? Hueheheheh!
CeriTa LaiN LaGi
Oya, gue jadi inget. Gue pernah kecele dengan bodohnya dalam suatu percakapan menjebak:
Malam hari, dijalan tol, masih berhubungan dengan cerita "ditraktir sedunia" pas adegan cari makanan ama anak2 komplek.
Penjebak : "Eh, tahu ga lo di atas jam 12 malem penjaga tolnya pada gak pake BH."
Terjebak : "hah?? sumpe lo? Ngapain?" (pikiran udah kemana2, menduga yang tidak2)
Penjebak : "Ya iyalah, mana ada cewe jaga tol malem2 buta.Yang ditugasin pasti cowo lah."
Terjebak : "Oh. Oooo..ya ya ya. Iya..ya. SIALAN!!" (menyadari kebodohan)
Oya guys guys, singkatan SHM di iklan2 jual tanah itu kepanjangannya apa yah?
Hari ditraktir sedunia
Wah...hari ini gue ditraktir dua kali lho bo!
Pertama, ditraktir Nita en Tresna berkaitan dengan ulang tahun mereka yang 4
bulan lalu (Nita) dan 3 bulan lalu (Tresna)...
Kita janjian di Blok M, tapi ternyata semua pada kekampus, coz kebetulan hari itu
acara wisuda UI...
Wisuda...
Hemm...seru...tahun ini banyak muka2 yg familiar. Iya soalnya yang lulus2an anak '01, jd banyak kenal. Salaman sana sini, lirik sana sini, wuuuww ada yg ganteng, ada yg pangling...macem2 deh...RAME! Seneng, ketemu temen2 juga yg dah lama gak ketemu karna magang....Foto-foto...sampe kayaknya lebih heboh dari yang wisuda...hehehe...
Traktiran...
Kita BERDELAPAN naik Atoz Phies dengan formasi Phies nyetir (ya iyalah), Okta di depan, Gue-Renate-Mekar-Tresna-Renny-Nita di kursi belakang dengan posisi yang acakadul! Huahahaha...pokoknya rekor deh, mana jalanan Lenteng Agung-Tanjung Barat macet! Tapi seru...soalnya kita ngomongin gosip2 anyar en progres dari beberapa temen perihal misi 'hubungan' or 'penggebetan'. Rencana ke Blok M, akhirnya belok ke PIM 2. Mumpung baru dibuka... Sesampainya di mal, pas petugasnya mau meriksain..."Mas, Mas! Pintunya jangan dibuka Mas, nanti luber!" haha.
Makan makan makan...foto foto foto (tanpa malu diliatin orang2)...ngobrol ngobrol ngobrol (ngomongin masa depan dengan tema "menikah" dan "Padang ")...jalan jalan jalan...trus kita nyobain nyebrang ke PIM 1 lewat jembatan. Di jembatan...hasrat ingin foto mendadak besar (selalu besar sih!), akhirnya dengan perjanjian cuek bebek, kita ambil posisi dengan latar jalan raya...Lagi mau jepretan pertama, seorang satpam menghampiri Okta yang megang kamera."Mas, udah ya mas!" Ooops! Ternyata disini nggak boleh foto toh! Alhasil setelah jepretan pertama, kita jalan dengan senyum2 en bingung (mau naro tampang dimana ya??)
Acara traktiran diakhiri dengan beli es krim, kecuali Tresna (diet Tres?).
Kedua, ditraktir eRTe...:P
Malamnya, di komplek gue ada Malam Puncak 17-an, salah satu perhelatan terbesar yang diadakan di komplek selain Pemilu, tahun baru, lebaran, dan halal bihalal...
Perasaan gue yah, semakin lama malam puncak 17-an itu kok makin garing yah...Semakin lama acaranya semakin lebih mengutamakan orang dewasa...dengan acara dangdut or campur sari. Bagus siy bagus, tapi belum mengena ke kaum kawula muda yang penuh semangat dan citarasa, seperti gue misalnya. Apalagi anak2...Tari-tarian makin dikit...seiring dengan makin dikitnya yang ngajar.
Pas Campur Sarinya mulai, para kawula muda memutuskan untuk beranjak pergi...Tiba-tiba Bu eRTe mengusulkan agar kawula muda itu cari makanan di luar.
Jadilah kita ber-16 dengan formasi : Gue, Piping, Wees, Mba Tyas, Cici, Dian, Dewi, Nia, Ian, Dimas, Boim, Ibow (or Bowie or Owoy (??)), Deni, Kiki, Rio, Adip. (Ada yang belom kesebut?) jalan dengan 2 'roda empat' mengarungi kehidupan malam cari...makan ke arteri pondok Indah. FYI, kegiatan ini merupakan pengulangan kegiatan tahun lalu pada event yang sama >> seusai nonton malam puncak 17-an, keluar cari makan. (but gw gak ikut waktu itu).
Berangkat...
Adalah Boim (seorang anak laki-laki kelas 3 SMA dengan tinggi sekitar 170 keatas yang ocehannya bikin kita gubrak, mesem-mesem, ampe ngakak), Adip (seorang mahasiswa tingkat 3 (bener gak ya?) yang cool, calm, en confidence), en Ibow (seorang mahasiswa tingkat...- berapa ya? Yah, pokoknya di atas gue lah - yang notabene anak Pak eRTe yang terkadang mendominasi di antara semuanyah (terutama pas lagi foto), yang kalo ngoceh suka membingungkan, dan yang... bayarin, tentu saja. :P) mereka yang menjadi penyetir2 "handal" malam itu, terutama Boim....yang belom punya SIM! (haduh!!)
Konfirmasi...
Sebelum jalan, tentu aja Mba Tyas nelpon abang pemilik warung tendanya dulu untuk memastikan dia buka, tapi gak diangkat. Untungnya, setiba di tempat, warungnya buka. Abangnya udah mesem2 menyambut kedatangan kita. Ya iyalah, ber 16! Itu juga dengan ketar-ketir nasi or piringnya abis...hehehe.
Ada Ian, yang sebenernya has a good look, tapi terlalu aktif bergerak en ngomong sana sini (termasuk bantuin abangnya masak. Halaaahhh.)
Ada Nia, yang punya rasa malu en hasrat yang sama kuatnya untuk nambah roti bakar, hehehe...juga punya rasa malu en hasrat yang sama kuatnya juga ngegebet Dimas (cuy cuy)
Ada Ibow, yang kalo difoto gak pernah bisa bergaya normal (even dikiiit aja)
Ada Boim, yang suka ngeluarin celetukan yang aneh-aneh. Oya, dia juga demen godain benci di pinggir jalan Bintaro pas berangkat en pulang lho... (euleuh euleuh)
Ada Mba Tyas, yang berusaha seeeesabar mungkin mengatur kita2 en memesankan makanan...
Yang lain...sisanya yang normal cuma diem en geleng2 kepala ajah, ehehe....Namun begitu, sebenernya banyak lagi yang aneh2 yang terlalu banyak kalo diceritain satu2 disini...
Pulang...
Udah kenyang, udah foto-foto, jam setengah dua kita pulang. Sebelum pulang, sempet terjadi pengaturan penumpang (kurang lebih 7 menitan lah) karna mobil 1 ternyata lebih penuh dari mobil 2, hasilnya : formasi di masing2 mobil gak ada yang berubah! Maklum, soalnya yang ngatur aneh en membingungkan sampe2 ada yang gak tahan en pengen naek angkot!! Haha. Lagian aneh juga, wong jumlahnya 16 genap, gitu. Tinggal bagi dua! Menggila gue!
Hem...hari yang cukup melelahkan but mengesankan untuk mengakhiri liburan kali
ini...
konsumtif
Huaaahhh sepertinya munggu ini guah jadi makhluk yang konsumtif en doyan belanja...
Ya abis gimana dunks, ada kesempatan (gitu lho..). Pertama, ke Bandung tepatnya ke F.O. Gue manfaatin aja kesempatan yang cuma 3 jam itu untuk beli sesuatu. Apalagi didorong ama nasehatnya Nita, "Kalo udah sampe sini lu jangan kebanyakan milih..jangan kayak pas ke Bandung waktu itu...akhirnya cuma beli celana tidur atu!" hehe. Maklum gue emang neko2 dalam hal milih baju...
Yah akhirnya (lebih tepat 'untungnya') gue dapet juga apa yang pengen gue beli...So gue beli sepotong kemeja dan sepotong rok. Tapi teteeep gue belom ngalahin Ratih yang masing megang rekor: beli sesuatu di tiap F.O yang dimasukin... Dia emang selalu jeli dah kalo urusan milih baju yang lucu2...
Kedua, Prima ngasi info kalo ada semacam bazar atau pasar kaget di belakang Mandiri Gatsu dimana disitu barang2nya bagus2 dengan harga sangat terjangkau...Ya akhirnya gue en Ratih tergoda dong kesitu...Hemmm ternyata emang lumayan oke2. Pedagangnya pinter aja nyesuai-in selera karyawan2 sekitar situ yang pastinya cukup keren...
Ternyata eh ternyata ya...kalo istirahat di kantor tuh Prima kesituh...hehehehe (gak 'tiap' kali ya...)
Disitu gue dapet kemeja, cardigan, en tas...Hemmm so, hanya dalam satu minggu gue belanja dua kali man!
Nyokap tinggal mencak-mencak aja nih tau tabungan gue dah menipis lagih! Heuheuheuheu...peace, mom!
Liburan anak akun tengah
Starring : Lusy, Carla, Mety, Prima, Neni, Lidya, Nita, Ratih, Reine, Tami, Prita, Ubay, Fajri, Adit, Agung, Riki, Lelo, Jerrizky
Berangkat
Pagi itu jam 8 pagi semua anak udah ngumpul di kampus. Mereka mau liburan ke Bandung en Puncak. Di kampus terlihat kegiatan ospek sedang berlangsung. Beberapa kakak senior panitia OPK terlihat sedang memasang tampang-tampang sok galak di depan juniornya. Kalo anak2 baru kelihatan stress en nunduk-nunduk, kita (anak akun kelas tengah) senyum2 en bertampang ceria karna mau liburan. Akhirnya sekitar jam 9an kita berangkat naik bis kecil kapasitas 24 orang.
Di bis
Awal-awal suasana bis sepi. Paling-paling cuma Reine yang kadang mengomentari sesuatu dengan cara gak biasa atau bercerita dengan cerita nggak biasa juga. Setelah melalui macet di daerah Tanjung Barat dan masuk tol, makanan ringan mulai beredar. Suasana bis mulai ramai. Ada Lelo dan Jery yang duduk di belakang ngoceh terus dan ngomongin hal-hal yang kebanyakan nggak penting. Lalu Fajri sebagai operator musik yang duduk di bangku paling depan mulai menyetel CD (bis yang ACnya cuma angin doang itu gak nerima kaset, melainkan CD bo!). Ketika CD Radja disetel beberapa anak histeris, ada yang histeris karena ilfil en gubrak, ada juga yang histeris karena suka en antusias en pengen ikut nyanyi, seperti Nita misalnya….
Jujur:
Duhai kekasih pujaan hati…
……jujurlah padaku…bila kau tak lagi setia….tinggalkanlah aku…
Lalu album Radja pun mulai dibahas…
Prima (duduk di bangku sebelah Lelo en Jery) : Eh selain ini lagunya apa lagi de yang terkenal?
Lelo : Yang mana? Tulus?
Nita (duduk di bangku depan Prima) :O iya, lagunya abis ini kan ya? Yang gimana de?
Lelo : Tuluslah padaku…bila kau tak lagi setia….
(Gubrak!!)
Lalu makanan ringan lainnya mulai beredar. Tak berapa lama beberapa ada yang tertidur. Di tol Cipularang, Nita bilang ke gue supaya jangan tidur karena katanya akan ada pemandangan indah yang ternyata kebanyakan adalah rawa en sengkedan. Lalu mulai dibahaslah hal-hal nggak penting….selagi semua tertidur, kita berisiik aja bahas sengkedan dan kawan2nya…
Di Bandung
Jam 12 siang kita sampai di kota Paris van Java itu…Bis parker di suatu tempat yang adem, dan dari situ kita mulai nyebar, terserah mau kemana aja dan diberi waktu sampai jam 3.
Gue, Nita, Prima, Ratih : ke Dago
Carla, Lidya, Neni, Lusy, Tami, Prita : ke Riau
Reine : janjian ama adeknya
Cowo2 : entah kemana…
Jam 4 akhirnya udah semua anak balik ke bis…
Yang ke Dago : berhasil mengunjungi 3 FO dengan rekor Ratih berhasil membeli sesuatu di setiap FO.
Yang ke Riau : yang beli baju cuma Neni doang tampaknya…
Yang entah kemana : Ternyata pasangan Lelo en Jery beli baju lowh (sempet ketemu di Dago), sementara Ubay beli brownies kukus Amanda en Kartika Sari..
Akhirnya kita melanjutkan perjalanan ke Puncak.
Di perjalanan ke Puncak
Wuih..ternyata agak macet juga, jadi perjalanan lama deh. Ditambah beberapa pemberhentian. Pertama, berhenti di pasar, katanya Ubay mau beli karung buat lomba. Ternyata beli telor. Kedua, berhenti di pinggir jalan, ternyata Ubay mau beli jagung bakar. Ubay memang kurang transparan dalam hal alasan pemberhentian. Jagung tersebut dimakan rame2 di perjalanan. Perjalanan ternyata cukup melelahkan. Udah gitu Fajri sang operator musik selalu diprotes gara2 sering menyetop lagu2 bagus en malah nyetel lagu reggae. Halahhh!! Hampir sampai di lokasi, bis sempet salah jalan beberapa kali. Yah maklum, sampe disitu udah jam 8 malem, jadi udah gelap, jalanan sempit, banyak tanjakan-turunan lagi. Semua anak tampangnya udah menunjukkan hasrat ingin turun yang besar. Beberapa karena capek, ada yang pengen segera mandi, ada yang pengen sipip, ada juga yang karena udah mulai mabok gara2 bolak-balik tanjakan-turunan. Akhirnya setelah pak supir ngegas sana sini, kita nyampe juga di Villa Java.
Di Villa Java
Pas nyampe, semua pastilah langsung beres2 en mandi. Abis itu Carla en Lidya en Lusy mulai masak untuk makan malam…mie rebus ama sosis goreng…lumayan…
Abis makan malam…piring2 dicuci oleh kaum cowok (huahahaha…)
Setelah sesi makan malam selesai, yang cewe2 pada main kartu sementara yang cowo2 ngegosip di balkon atas (betapa dunia udak kebalik!!).
Boro-boro main black jack, main cangkulan aja lupa, akhirnya cewe2 memutuskan untuk main gebrakan, salah satu jenis permainan yang bikin tangan anda memar-memar setelahnya. Waktu itu ada Lidya yang paling sering terlambat menggebrak sehingga kalah, ada juga Ratih yang hampir nggak pernah telat menggebrak en menang terus.
Setelah bosan main kartu, mulailah Reine sang Mami memulai kekacauan terhadap image gue. Karena gak ada acara tapi pada belom ngantuk, dia mulai membuat perjodoan primitif en dangdut abis dengan korban utama gue (haduh, nasib…nasib…) en Adit (woi Adit, peace man!). karena gak ada kerjaan, tentu aja semua antusias. (ckckckkck!!) Oke, akhirnya malam bikin semua anak pada ngantuk en tidur. Prita yang tadinya gue ajak tidur di tempat tidur bagian atas (tempat tidurnya bertingkat-red) jadi gak jadi karena bisa naik tapi gak bisa turun…(haduh)
Besoknya, pagi2 setelah sesi foto2 di halaman selesai, dapur kembali sibuk karena Carla dkk bikin nasi goreng dengan lauk martabak mie en nugget (kebayang kan sibuknya). Pas bikin nasi goreng itu yang heboh, nasi goreng dengan campuran nasi (ya iyalah), teri sambel, bakso, telor, en sosis. Nasi gila!. Mengaduk nasi goreng sewajan gede cukup bikin Carla olahraga. Habis makan en semua udah mandi, kita mulai packing en siap2 ke….Taman Safari!! Yeee…!!
Selama di villa itu pokoknya ada Prita yang selalu ngambil foto setiap momen penting (pas cowok2 pada nyuci piring, misalnya), ada Ratih yang sibuk sms-an en nerima telpon (maklum dari ‘mas’-nya kali), ada Lusy yang acapkali ngeluarin kata2 ilmiah (misalnya ilusi optic…apaan tuh?) yang bikin Lelo bertanya-tanya, ada Reine yang selalu ngoceh en menjadikan gw korban gossip (dan semua menikmatinya…bagus!!), ada Lelo en Jery yang gak kalah sering ngocehnya, ada juga Agung yang paling rapi di antara semua cowok (even di antara kita semua deng!) karena pake kemeja, sepatu, en tasnya aja tas koper, en gak lupa Ubay yang berusaha sebijaksana mungkin sebagai Pa’ Ketu yang mesti menjaga semuanya berjalan lancar.
Di Taman Safari
Pas di perjalanan, lagi lagu Radja mengaung-ngaung…(plis deh!) lagi2 Lusy sering mengeluarkan ocehan2 yang lucu en gubrak, seperti:
Lusy : aduh gw gak bawa kacamata nih…ntar gimana liat hewan2nya??
Yang lain : ya emang hewannya sekecil apa Lus…
Tak lama kemudian dia meneriakkan sesuatu yang ternyata laba-laba kecil tergantung di kabel pinggir jalan yang semua orang nggak melihat ato menyadarinya… (coba hubungkan dengan percakapan sebelumnya)
Lalu Lusy kembali mengeluarkan istilah ilmiah pas dia mengomentari Lelo yang paling jarang tidur di bis.
Lusy : Lelo kayak makhluk nocturnal
(Nokturnal? Apa ya artinya? Oh, artinya makhluk yang nggak pernah tidur…)
Oke deh, Lusy. Tak diragukan ke-smart-annya.
Sampai di Taman Safari, ya biasalah liat2 hewan yang gak dipagerin, termasuk singa en harimau…para pemilik kamera pun segeraambil tindakan memotret. Pas mau keluar, ternyata macet. Karena macetnya lama, sedikit demi sedikit kita turun dari bis. Lagian udara didalam bis semakin pengap. Lalu kita sok-sokan pengen foto didepan kandang beruang madu. Pas seekor beruang berlari ke arah jalan, kita pun terbirit-birit kembali ke bis…
Abis liat2 hewan, kita liat2 akuarium reptile sambil nunggu pertunjukan cowboy yang mulai jam satu. Carla sempet foto bareng orang utan, Adit sempet ketinggalan karena betah di akuarium reptile (haduh!) en sempet bikin Ubay sedikit serius en semua anak nunggu….(momen nunggu ini gak dilewatin buat foto2!)
Akhirnya kitajadi juga nonton pertunjukan cowboy…pertunjukannya keren juga, pake efek2 yang lumayan dahsyat en acting pemainnya keren juga. Beberapa ada yang oke juga (haduh! Teteepp…). Setelah selesai…akhirnya kita pulaaaanggg…
Di perjalanan pulang
Perjalanan pulang sungguh melelahkan karena AC Cuma angina doing en gak menyejukkan. Belom lagi macet abis, musik yang dimainkan tak lain dan tak bukan adalah Radja! (Haduh!) akhirnya banyak yang tertidur. Lalu Reine yang bawaannya pengen foto mulu memanfaatkan momen itu dengan memotret setiap anak yang tidur dan menunjukkan ke mereka pas bangun. Kalo Prima ikhlas2 aja, Ratih mencak-mencak en memohon-mohon supaya gambarnya diapus...karena ke-chubby-an pipinya tampak jelas (ups!hehe…peace, Ratih!) Dalam perjalanan pulang itu pula, Reine baru menemukan bagaimana caranya mengatur cahaya pada kameranya, sementara selama dia motret kemaren2, seringkali kesilauan ato kegelapan (haha telat deh, lo.) Prita juga baru menemukan bagaimana cara self timer pada kameranya.
Akhirnya jam 5 sore kita sampe juga di kota Jakarta! Fajri turun di depan rumah besar yang kita sempet kira itu rumahnya, setelah seruan “weee…” terdengar, ternyata abis turun, dia nyebrang…lalu Ubay yang sempat memberi kata2 sambutan penutup sebelumnya, turun lebih dulu juga sama Riki di daerah…mana ya…Cibubur ya? Lupa.
Sebagian besar turun di kampus tercintah. Gue, Nita, Reine, en Prima yang rumahnya searah, memutuskan untuk naik taksi. Kita sempet bikin seorang supir taksi gondok segondok-gondoknya. Pasalnya, kita nyetop taksi biru yang kita kira Blue Bird, ternyata bukan. Taksi itu adalah Sepakat. Lalu tanpa ragu kita langsung bilang; “Nggak bang, nggak jadi.” Polos. Parahnya, gak lama kemudian (taksi Sepakat tadi juga belom melaju) taksi blue bird datang en dengan antusiasnya kita menyetop taksi itu. Bayangkan ekspresi supir taksi Sepakat tadi! Gak mau bayangin? Ya udah. Gak penting siyh…
Wuaaahhh…liburan yang cukup melelahkan tapi menyenagkan en seru…thanks to Ubay en Carla yang udah merintis liburan inih…Thanks juga untuk Bu Rosita en Pak Aria Kanaka yang udah support...en pihak lainnya yang gue gak tauu...
Tampaknya liburan ini cukup bikin gue demam malamnya en merasakan gejala2 flu. Foto2pun segera ditransfer. Mau dikirim ke email anak2, eh byte nya kegedean, jadi gak jadi deh…Sabar aja yah menunggu foto2 hasil jepretan gue…
Oya, btw, selagi masih dalam suasana 17 Agustus-an...MERDEKA!!
Pembubaran IAF
Hari ini gw ke Hartz Chicken Buffe Pasar Festival Kuningan. Ada acara makan2 pembubaran IAF...yeeee... Ada beberapa cerita yang pengen gw tulis hari ini.
- Karena perginya siang-siang, jadi gw berniat memanfaatkan adek gw yang waktu itu mukanya terlihat segar sehabis makan es campur (Hmmm). jadilah gw naek motor sampe tempat nunggu bis. Entah karena motor adek gw yang joknya kesempitan atau adek gw yang duduknya terlalu ke belakang, kenapa yah muka gw kepentok
helmnya mulu...
- Sepanjang perjalanan ke blok M gw melihat beberapa gedung pencakar langit yang sedang dibangun. Gedung-gedung itu telah terlukis dengan kaku di atas latar langit yang dulu gw lihat polos dan terang benderang. Gw berpikir emang sih itu menandakan suatu pembangunan, tapi kok jadi mengurangi keindahan pemandangan langit biru juga yah...
- Satu pengalaman : Kehidupan di Jakarta, khususnya di terminal, memang keras man!! Pas nyampe Blok M kan gw mesti nyambung naik Kopaja 66, nah gw gak tahu dimana jalurnya, maka bertanyalah gw kepada seorang kondektur
- Akhirnya sampe juga lah gw...udah seneng-seneng ngeliat gedung Hartz
di seberang jalan, eh jembatan penyeberangannya pake banjir segala...basahlah sepatu en celana gueh....Yak di dalam Hartz gw disambut dengan tumpukan2 piring dan gelas beserta beberapa orang yang terduduk puas (kekenyangan kali yak...maklum makan sepuasnyah). Mana keterlambatan gw sempat ditebak karena belajar mulu...how come?? Ternyata selain gw ada juga yang belum dateng...Faktanya sih nyasar, tapi orangnya sempat bilang jalan2 dulu (di tempat nyasarannya itu). Akhirnya dia baru dateng pas kita semuah udah di parkiran en bersiap mau pulang, hehehehehehe...- Oya, kalo pengen nguji adrenalin lo, gak usah capek2 ke Dufan bayar puluhan ribu untuk naek jet coaster. Cukup naek aja metro mini atawa kopaja trus duduk paling depan dewh (dimana lo langsung ngeliat jalanan)...Akan lebih seru kalo gak macet en banyak belokan (tahu kan apa yg dilakukan supir2 itu kalo jalanan kosong). Emang sih gak ada jaminan keselamatan, karena itu kita mesti yakin kalo supirnya yakin dia bisa...(lah??!!)

Well...btw, this comittee (IAF) has been one of my nice committees...need not to be jaim among the gokil, freak, crazy, banci foto (apalagi BPHnya, hehe), expressive, seru, creative, and tough people here....walopun kadang yaah jaga image juga sih...hehe...Yak, ditunggu pembubaran kedua ya...hahah
Selamat kuucapkan buat Jerry, bukan karena kesuksesan acara, itu mah udah biasa, tapi karena keberhasilannya membuat Erik bergaya 'pangeran bertopeng' di depan kamera waktu sesi foto..hahaha.

Oya, talking talking...gw belom ngasih foto buat lpj ke company nehh...woii...


