Aduh Jomblo...
"Iya met...lo udah mesti mikirin dari sekarang......"
"Makanya selalu berdoa...supaya enteng jodoh..."
"Lo mesti lebih membuka diri met..."
"Lo masih jomblo met?....nggak ya kali aja soalnya sepupu2 gue ada yang....."(nyari cewe?)
dll...dll...
Rasanya cap "unsold" tertera di jidad gue.
Kenapa sampe sekarang gue belum pacaran?
- Saat ini gue lagi gak jatuh cinta sama siapa2
- Saat ini gak ada yang lagi menaruh hati sama gue...hehe.. (kasian de gue)
- Gue lagi gak mau pikiran tentang cowok mengganggu pikiran gue yang lagi penuh mikirin segala tugas dan tanggung jawab gue kedepan.
Yaya pasti banyak juga yang gak setuju dengan alasan gue. Pasti banyak juga yang anggap gue choosy (lo mau cowok kayak apa sih met?) Pasti banyak juga yang berpendapat kapan lagi kita mikirin cowo...keburu tua. Ada juga yang udah punya target dan untuk mencapai target itu paling enggak udah dari sekarang dimulai penjajakannya. Ada juga yang udah dapet tuntutan dari orang2 terdekat. Yang pasti gue juga nggak cuek2 amat tentang masalah ini.Terkadang gue iri juga ama temen2 lain yang udah nemuin orang yang tepat. Terkadang gue juga sedih nggak ada yang memberikan perhatian lebih ke gue. Terkadang gue juga mikir apa kekurangan gue sehingga gak bisa memikat cowo (halah!sebenernya gue geli memikirkan yang ini. Agak hiperbol).
Akan tetapi (ehem) saat gue mikirin hal itu lalu gue mikir : kalo gitu suatu saat gue akan nerima seorang cowo karena yang penting gue punya cowo. Gue nggak pengen kayak gitu. Idealis memang. lalu gue mikir, mungkin gue belum punya cowo karena emang belum saatnya, mungkin karena emang belum ada orang yang tepat, mungkin karna gue belum bisa memberikan perhatian lebih buat orang lain, mungkin karena gue masih dilindungi dari 'disakiti cowo' (ini sih dapet ide dari sejoli Pepet-Dhesoy), mungkin karna gue dikasih kesempatan untuk belajar dari pengalaman temen2 gue tentang menjalin hubungan...yah...mungkin.
Tetapi alasan mentah "yang penting punya cowo" emang nggak tepat kan. Mungkin emang nggak harus karena dia gebetan kita makanya kita terima. Bukan gebetan juga nggak apa2, tetapi paling enggak ada rasa suka sama orang itu. "Suka" disini juga nggak harus suka = naksir . Kadang kita nggak tahu apa yang ada pada diri seseorang, tetapi kalau orang itu baik, pasti paling enggak kita suka sama dia. Suka secara general. kalo udah suka, tinggal cari kecocokan deh. (kayanya gue udah kayak konsultan apaaaa gitu.)
Yah, jadi apa yang elo pengenin met?
Hem, gue cuma pengen semua berjalan dengan natural, alami. Esktrimnya, gue gak mau karena terkungkung dengan pikiran udah saatnya gue punya cowo trus gue senyum2 tebar pesona ke setiap cowo, haha. Yang jelas gue pengen jalin pertemanan dengan banyak orang, dan kalo ada the right one for me, ya akan timbul dan berproses dengan sendirinya. Tentunya berdoa itu harus selalu...
Yang jelas...I'm 20 years 9 months old now. It may be tomorrow, next week, next month, or sooner the time I find the right man (in the right place, right moment, right feeling, haha). Who knows.
Yang jelas lagi...gue selalu suka sama seseorang.
"Hoi, aku suka padamu! Kamu tidak tahu kan? Tentu saja, karena aku tidak akan membiarkanmu tahu!Hahaha."

1 comments:
Being a "jomblo" is not a sin. Nikmati masa2 itu, one day u'll miss those times.
Syukuri tiap keadaan yang lo alami.
TAPI... it's OK to let him know about ur feeling toward him. in a proper way, of course.
KARENA... jodoh = karir = rejeki. Emang udah ditentuin, tp klo gak ada usaha dari kita sendiri, ya... MUSTAHIL.
"Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum jika kaum itu tidak berusaha mengubah nasibnya sendiri"- --> ada di Qur'an, GAK ngarang kok!
Banyak cara utk mengubah nasib jomblo lo itu:
1. menurunkan standar cowo (gak "picky')
2. banyak bergaul. jadi lo sadar, bhw cowo OK itu... GAK HARUS tipe lo
3. membuka diri. Ini TIDAK SAMA DENGAN agresif. tp hey... kita bukan Miss Universe dg kecantikan luar biasa. we have to make those boys notice that we're exist!
Post a Comment