Too many words I wanna write..Too many things I've been thinking of..Too many dreams I wanna reach...
It's not easy to be me but you can simply know me...

PriVaCy...oh mY PriVacY

Talking abut privacy, what is it? In my point of view, privacy is such a right that everybody has to keep their personal life (physically or non-physically) away from other people.

Sejauh ini nggak ada ukuran sampe mana seseorang berhak menjaga kehidupannya dari orang lain, berhak merahasiakan/menyembunyikan sesuatu dari orang lain. Ketika seorang artis keberatan menjawab pertanyaan wartawan dengan alasan privacy, sebagian dari kita pasti ada yang mengoceh,"ya itu kan resiko jadi artis, privacynya udah milik orang banyak lah." Padahal dia sendiri pastinya belum tentu mau jikalau, misalnya, perceraiannya disorot, diikuti, bahkan dibahas secara salah kaprah oleh orang banyak. Kemudian apakah kadar hak privasi kita sebagai orang biasa lebih besar daripada para artis? Siapa yang bisa men-judge kalau udah kayak gitu.

Sadar nggak sadar, rela nggak rela, hal yang namanya privasi sekarang ini udah gak begitu dihargai lagi, terutama bagi para perempuan. Dari email2 yang pernah gue terima tentang pelecehan kaum wanita, makin hari gue lihat kasusnya makin parah. Mulai dari kamera tersembunyi hingga kasus yang baru saja gue terima by email yaitu handphone ber infra red yang bisa tembus pandang seperti kacamata James Bond terutama pada baju berbahan sintetis. Lebih parahnya lagi, bukan hanya bisa melihat tapi ternyata bisa merekam juga....dan di share pula...

Secara emosional, mungkin kita akan berkomentar," terus kita mesti pake baju kayak apa dong? Baju astronot? atau baju musim dingin yang tebelnya berlapis-lapis?" "terus kita mesti buang air kecil dimana dong yang aman? di semak-semak?" Ya, kita seperti tidak lagi memiliki kesempatan untuk melakukan aktivitas wanita secara aman selain di rumah kita sendiri.

Bahayanya, kalau fenomena seperti ini terus berlanjut...tingkat kevulgaran aurat wanita akan semakin menurun, artinya persepsi orang akan bergeser dari yang semula dibilang 'seksi' sekarang bisa dibilang biasa aja. "Toh udah banyak yang buka2an...orang2 juga udah pada biasa aja kali..." Dan kemudian para kaum perempuan pun, baik dalam rangka pemberontakan, stres atau emang hasratnya untuk pamer, akan semakin tidak malu untuk memperlihatkan auratnya, baik sengaja ataupun tidak. Bisa kita lihat dari trend pakaian artis, sensasional artis2 luar negeri (yang suka mejeng, berfoto, ataupun bikin video klip tanpa busana) yang selalu beralasan seni.

Solusi? Tentu saja nggak mudah. Karena hal ini juga pada ujungnya menyangkut kesadaran, keyakinan dan persepsi masing-masing. Tapi yang perlu dicatat, kaum perempuan jangan terlalu mengumbar masalah emansipasi, perlindungan terhadap wanita, dll kalau dari diri sendirinya saja udah nggak mau berusaha untuk melindungi diri sendiri. Memang pada kenyataannya akibat seringkali datang bukan pada pelakunya. Maksudnya yang sering buka2an siapaaa...yang jadi korban siapa... Namun pada akhirnya jikalau kita mau berusaha melindungi diri kita sendiri, insya Allah, Allah akan melindungi kita...

Nikmat-Nya yang mana lagi yang kan kita dustakan jika kita telah diberi fisik sesempurna ini...

0 comments:

 

MeTz StoRy Copyright © 2009 Summer cloud is Designed by Bie also edited by Haqieart